Reza Lubis

BERSATU UNTUK SATU TUJUAN “INDONESIA JAYA”

Bunda

(Bunda seorang pejuang tanpa pamrih)

Trasa baru kemarin ada di antara kami
Bunda pergi menghadap Sang Khalik
Allah Akbar……
Allah Akbar……
Allah Akbar……

Maha Besar dan Maha Penyayang Allah S.W.T
Innalilahi Wa Innalillahi Rojiun…
Semua yang hidup akan kembali ke hadapan NYA..

Belum puas rasanya berbakti…………..
Belum puas menatap wajah bunda…….
belum puas rasanya memelukmu…….Bunda…
Belum puas……belum puas……..belum puas……

Bunda… bagaikan batu karang di lautan…….
Kokoh menerima terjangan ombak……
Tak goyah menerima sengatan surya…
Tak bergeming menerima terpaan badai…..
Panasnya mentari tak halangi ‘tuk tersenyum…
Ganasnya kanker tak halangi Bunda ‘tuk tetap bersemangat songsong mentari di kaki ufuk..

Banyak yang kami dapat dari mu….Bunda…
Semangat pantang menyerahmu teladan bagi kami,’kan kuteruskan ..sampai anak cucu

Kuikhlaskan kepergianmu Bunda…….

Ya…Allah ampunilah dosa dosa Bunda…..
Lapangkanlah kuburnya……Ya… Allah……..
Ya….Allah…terangilah kuburnya……..
Jauhkanlah Bunda…. dari siksa kubur….Ya…..Allah…..
Ya….Allah…Ya…Tuhanku……..jauhkanlah Bunda dari Azab neraka……
Tempatkanlah Bunda di syurgamu MU…Ya….Allah….Syurga Jannatun Naim…Ya…Allah….

Pertemukanlah kami semua dengan Bunda di Padang Maqshar nanti..Ya Allah…Ya…Tuhanku…..

S’lamat jalan Bunda….ku….

Do’a tulus ‘kan kukirimkan ‘tukmu Bunda Rosita Binti H.Anwar Badan
Ya…Allah terimalah do’a dan permohonan kami ‘tuk Bunda tersayang….

Amin…..Amin…… Amin…… Ya…Robbal Alamin……..

Stabat,25 Desember 2003
Ananda R/F

23 Februari 2009 Ditulis oleh reza lubis | puisi | , , , , , | Belum Ada Tanggapan

free counters

16 September 2009 Ditulis oleh reza lubis | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Nasihat (..tuk Anakku)

Anakku….jika makanan telah memenuhi perutmu
maka matilah pikiranmu dan kebijaksanaanmu
semua anggota badanmu akan malas melaksanakan Ibadah
serta hilang pula ketulusan dan kebersihan hati……..,
padahal dengan hati bersih manusia dapat menikmati lezatnya berzikir..

Anakku….. aku sudah pernah memikul batu batu besar..,
aku sudah pernah mengangkat besi besi berat
tapi tak pernah kurasakan sesuatu yang lebih berat dari pada tangan yang buruk perangainya….

Anakku… aku sudah merasakan benda yang pahit…..
tapi tak pernah kurasakan yang lebih pahit dari kemiskinan dan kehinaan…..

Anakku… aku sudah mengalami penderitaan dan kesusahan yang beragam
tetapi aku belum pernah merasakan…….
penderitaan yang lebih susah dari pada menanggung hutang……

Anakku…. ikutlah engaku pada orang yang menggotong jenazah…
jangan kau ikut orang yang pergi kepesta………
karena jenazah akan mengingatkan engkau pada kehidupan yang akan datang………..
sedangkan pesta akan membangkitkan nafsu duniamu…..

Anakku…. kalau sedari kecil engkau rajin belajar dan menuntut ilmu dewasa kelak engkau….
akan memetik buah dan menikmatinya…..

Anakku berpeganglah pada delapan wasiat para nabi
dalam menjalani hidup….
1. Jika kau beribadah pada Allah jagalah pikiranmu baik baik
2. Jika kau berada dirumah orang lain maka jagalah pandanganmu
3. Jika kau berada di tengah tengah majelis, maka jagalah lidahmu….
4. Jika kau berada di jamuan makan jagalah perangaimu
5. Ingatlah Allah (Tuhanmu) selalu…
6. Ingatlah maut yang menjemputmu…
7. Lupakanlah semua budi baik yang telah engkau kerjakan pada orang lain
8. Lupakanlah kesalahan orang lain terhadapmu……

(post ini merupakan kutipan=sumber tdk diketahui)

15 Februari 2009 Ditulis oleh reza lubis | puisi | , , , , | & Komentar

Wanita

(buat istriku)

Diciptakan dari tulang rusuk Pria..

Bukan dari kepalanya….
yang menjadikannya lebih tinggi dari padanya

Bukan juga dari kakinya….
Yang menjadikannya lebih rendah dari padanya…..

Tetapi dari sisinya…..
Yang mempunyai derajat yangt sama…

Dekat dengan tangannya
untuk dilindungi……

Dan dekat dengan
hati untuk di cintai…………..

(terima kasih istriku telah bersama denganku mengarungi samudra kehidupan ini, untuk mu istriku……)

13 Februari 2009 Ditulis oleh reza lubis | puisi | , , , | & Komentar

“Musim PNS”

Dalam minggu ini di beberapa daerah (pemerintahan Prop/Kab/kota) sedang dilaksanakan perekrutan CPNS untuk berbagai bidang keahlian (ilmu),berbondong bondong masyarakat yg mempunyai berbagai niat mengikuti seleksi CPNS tsb,dimulai dari yg memliki pendidikan Diploma(D-3) –sampai Strata satu (S-1),hal ini dikarenakan kehidupan seorang PNS bisa menjamin kelangsungan hidup kedepan (dengan segala plus minusnya),sudah menjadi rahasia umum bahwa seorang oknum (oknum ni ye ?) PNS bisa menghasilkan pendapatan diluar gaji yg kadang lebih besar dari gaji itu sendiri (hal ini bisa kita jumpai sekitar lingkungan kita,kehidupan beberapa pns sangat luar biasa memiliki beberapa rumah (mewah),beberapa kenderaan pribadi (mobil) dan lain sebagainya yg dipertontonkan kepada rakyat) atau bisa bekerja sesuai keinginan hati hari ini kerja besok tidak,bisa masuk kantor diluar jam masuk kantor demikian juga pulangnya (enak dong ?) “tapi saya yakin masih ada segelintir PNS yang bekerja,berkarya layaknya abdi negara pelayan masyarakat yg selalu berpegang teguh kepada sumpah jabatan dan takut kepada Tuhan YME” atau karena semangkin langkahnya peluang kerja yg ada di Republik tercinta ini.Kita mengaharapkan seleksi cpns ini berjalan sebagaiman adanya tanpa adanya praktik-praktik yg tidak jujur sehingga menghasilkan abdi negara yg benar benar menjadi pelayan rakyat yg gajinya didapat dari jerih payah (keringat yg bercucuran) rakyat (pajak).

Menjadi PNS = Abdi Negara = pelayan rakyat adalah suatu cita cita mulia yg harus dihargai jika dilaksanakan dengan baik jauh dari praktik praktik KKN,rakyat akan senang dan berterima kasih jika seorang lurah,kepala dinas,dokter puskesmas,paramedis dan abdi negara lainnya senantiasa ada jika dibutuhkan dan memberikan pelayanan dengan ikhlas tanpa mengharapkan “sesuatu”,rakyat akan senang dan mendukung jika Abdi Negara tersebut nantinya membutuhkan dukungan rakyat (mis.dalam Pilkada dll).

“Bisakah kita mendapatkan seorang PNS yg nota bene pelayan masyarakat yg menjalankan tupoksinya sesuai dengan ketentuan dan jauh dari hal hal yg berkaitan dengan KKN ?” ,jawabnya bisa jika pelaksanaan rekrutmen,pembinaan (berikan reward & funishment) berjalan sebagimana mestinya.Rekrutmen berjalan tanpa adanya kepentingan-kepentingan sesaat dan rekayasa,yang dinyatakan lulus benar benar orang yg berkualitas (dalam Ilmu dan moral) mempunyai interigritas diri,dedikasi kepada pelayanan masyarakat dan yg terpenting menyadari bahwa mereka diberi gaji pokok dan tunjangan lainnya yg berasal dari “keringat” rakyat.Pembinaan dilakukan dengan sejujurnya berikan pengghargaan bagi yg berprestasi dan tidak lupa berikan hukuman bagi yg bersalah walaupun sekecil “kuman” tingkat kesalahannya,yang memberi pembinaan juga harus intropeksi dan jujur pada diri sendiri “Apakah saya sudah berbuat dan melaksanakan pekerjaan secara jujur demi kepentingan bangsa dan Negara” jangan sampai yg memberi pembinaan ternyata orang-orang yg tidak mempunyai “budaya malu” bercuap-cuap mengatakan kita harus menjadi Abdi Negara,pelayan rakyat tidak mentolerir apapun yg bersifat KKN,tapi pada kenyataanya umum mengetahui dia motor pengerak dari tindakan-tindakan yg melukai hati rakyat tersebut.(hancur kita jadinya !),selain hal tersebut integritas diri,moral juga sangat dibutuhkan oleh para peserta CPNS tsb,karena jika sebelum mengikuti seleksi mempunyai semangat dan etos yg baik dalam melaksanakan pekerjaannya,sangat menentang praktik-praktik yg tidak jujur (KKN dll),tidak tertutup kemungkinan jika lulus akan terkontaminasi dgn hal yg di tentangnya tsb karena situasi,kondisi dan lingkungan mendukung terjadinya kerja sama yg tidak baik tersebut.

Kita andaikan saja orang tersebut sebelumnya berenang /mandi di kolam yg bersih kemudian karena sesuatu hal kolam tersebut ternoda dan menjadi kotor sementara air hanya ada di kolam tersebut,selain ditempat tersebut persedian air ada di tempat yg sangat jauh memerlukan usaha dan kemauan yg keras untuk mendapatkaanya, dikarenakan kebutuhan untuk mandi dan tidak mau bersusah payah mendapatkan air yg sulit tersebut ia mandi di kolam yg sudah ternoda tsb.

Di Kab Langkat untuk penerimaan cpns tersebut menerima 373 cpns dengan perincian 253 tenaga kependidikan,76 tenaga kesehatan dan 44 tenaga teknis.

Selamat Berjuang saudaraku,berkompetisilah layaknya seorang ksatria,keberhasilanmu bukan untuk menindas orang lain,kegagalanmu merupakan awal dari keberhasilanmu.

“Anak bangsa yg merindukan Indonesia bersih”

23 November 2008 Ditulis oleh reza lubis | OPINI | , , | Belum Ada Tanggapan

ada apa!

pelaksanaan seleksi kpud langkat telah berlangsung dan saat ini lagi menantikan diumumkannya nama anggota KPUD Langkatyang menduduki rangking 5 teratas utntuk dilantik menjadi anggota KPUD Langkat,sebelumya pelaksanaan seleksi tersebut tidak berjalan sebagaimana seharusnya,hal ini dapat diketahui dgn diumumkan 10 nama bakal calon yg dinyatakan lulus dalam pelaksanaan seleksi tersebut,rekapitulasi pelaksanaan seleksi tersebut tidak mengikuti peraturan kpu No.13 Thn 2007 pasal 13 ayat 5.Rekapitulasi hasil seleksi hanya terhadap program asesmen Psikologi dan hasil wawancara sedangkan hasil seleksi tertulis tidak di ikut sertakan dalam rekapitulasi tersebut (menurut Sekretaris Team seleksi pd tgl 19/09 2008),hal ini sangat merugikan para peserta seleksi.
10 nama bakal calon yg dinyatakan lulus pada tingakat team seleksi untuk diajukan kepada KPUD Propinsi untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan,diantaranya nama-nama anggota KPUD yg lama yang mempunyai track record yang buruk hal ini seperti :HMSR mantan Ketua KPUD yg sebelumnya telah mengundurkan diri dan HS (saat ini ketua KPUD).Kedua nama tersebut terlibat dalam sengketa pemilu 2004 (pengelebungan suara) yg merugikan PKS hal ini dibuktikan dengan Putusan MK No.036/PHPU.C1-II/2004 Tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Tahun 2004 untuk Calon Anggota DPR, DPRD I, dan DPRD II,dan “tindak pidana pemilu tersebut sudah dilaporkan oleh Panwaslu Pemilu 2004 kepada pihak berwajib,diproses sampai ke pengadilan negeri stabat yg kemudian mengahsilkan putusan sela (ket.Ketua Panwaslu 2004 kab.Langkat)”.Dan merupakan hal yang aneh nama tersebut dinyatakan lulus dalam seleksi oleh Team seleksi anggota KPUD Langkat untuk diusulkan dalam uji kelayakan dan kepatutan KPU Propinsi Sumatera Utara.Hal ini tidak sesuai dengan peraturan KPU No.13 thn 2007Pasal 3 huruf d,sementara team seleksi telah menerima masukan tentang Putusan MK No.036/PHPU.C1-II/2004 Tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Tahun 2004 untuk Calon Anggota DPR, DPRD I, dan DPRD II,dan team seleksi tidak melaksanakan UU No.22 thn 2007 pasal 24 ayat (2) dan keputusan KPU No.13 thn 2007 pasal 8 ayat (2) mengadakan koordinasi dengan lembaga yg memiliki kompetensi pada bidang yg diperlukan (dalam hal ini PN Stabat) untuk kasus pidana yg menghasilkan putusan sela tersebut.
HMSR diduga terdaftar di dua daerah pemilihan (Binjai dan Langkat) untuk pemilu 2009 dan pilkada Langkat hal ini diketahui dengan terdaftarnya nama tsb di Daftar Pemilih Sementara untuk Kota Binjai,Kecamatan Binjai Utara Kelurahan Nangka pada TPS XVIII (Hal 9 No.urut 207) dan nama tersebut juga terdaftar pada daftar pemilih Kabupaten Langkat Kecamatan Stabat Kelurahan Kw.Bingai.Sementara diketahui nama tersebut berdomisili di JL T Umar (Jl.Danau Singkarak) Lingk.VI No.19 Kota Binjai.Kenyataan ini sudah bertentangan dgn “UU No.22 Thn 2007 Pasal 11 huruf d.mempunyai integritas,pribadi kuat,jujur dan adil”.
Drs.A.N merupakan peserta seleksi yg tidak lulus dalam seleksi tertulis,tetapi karena calon titipan dipaksakan masuk dalam 20 besar (ket.Sekretaris Team Seleksi) dan anehnya nama tersebut juga dipaksakan masuk dalam 10 besar nama yg bakal diajukan ke KPU Propinsi ?,apa yg telah dilakukan team seleksi telah mencederai nilai nilai kejujuran serta keadilan yg kita junjung tinggi bersama.
Apa yg telah terjadi dalam pelaksanan seleksi anggota KPUD Langkat tersebut langsung maupun tidak langsung telah mencederai nilai nilai demokrasi yg kita jaga bersama,bagaimana mungkin seandainya nama-nama tsb terpilih sbg Anggota KPUD yg notabene sbg penyelenggara pelaksanaan pesta demokrasi rakyat,kita tidak bisa bayangkan apa yg akan terjadi.

“Anak bangsa yg merindukan Indonesia bersih”

10 November 2008 Ditulis oleh reza lubis | Fakta | , , , | Belum Ada Tanggapan